Selasa, 18 Oktober 2016

Rumah Pribadi dan Ruang Kerja Wali Kota Madiun Digeledah KPK

Nampak anggota Brimob Detasemen C Pelopor Madiun sementara berjaga-jaga di pintu masuk ruang kerja walikota Madiun yang sementara digeledah KPK, Senin (17/10/2016). (Foto: Kompas.com)
MADIUN, KOMPAS.com - Tim obat lelah Pemberantasan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi( mencari-cari ruangan biro konsul Kota Madiun Bambang Irianto. Tim mulai sejak mengobok-obok area kerja jalma No. tunggal di Pemkot Madiun itu sejak tampar 11.30 WIB, Senin (17/10/2016).

Selain tempat kerja deputi Kota, hunian pribadi dan hunian jabatan delegasi Kota Madiun tambah digeledah oleh tim yg beranggotakan 15 insan itu.

Untuk mencari-cari tiga tutul itu, tim Komisi Pemberantasan Korupsi dikawal molekul Brimob Detasemen C Pelopor Madiun.

Komandan Tim Detasemen C Pelopor Madiun, Ipda Aris Setyo Widodo mengemukakan, cuma mewarisi arahan asal kepala bagi mengawal Tim Komisi Pemberantasan Korupsi menuju tiga ruang. Di jalan berlawanan tempat ditempatkan empat pegawai mendampingi Tim KPK.

Dia tengah tak mengerti maksud kehadiran tim Komisi Pemberantasan Korupsi ke Pemkot Madiun. kusus di biro Walikota Madiun, Tim Komisi Pemberantasan Korupsi yg mundur berjumlah lima manusia. Mereka terbenam di dinas utusan Kota Madiun di usaha pemberani lebih kurang tempeleng 11.30 WIB.

Saat surut, tim cepat menyelinap ke ruangan kerja representatif kota. Di pintu gerbang menuju ubin dua ruangan kerja deputi Kota Madiun, tiga tenaga kerja Brimob bersenjata komplit berjaga-jaga. tidak seseorang pula diperkenankan menyusup, hanya ada kaitannya bersama muslihat penggeledahan tersebut.

Penggeledahan tempat kerja pengantara Kota Madiun diduga tercantol soal anggaran korupsi pembangunan Pasar akbar Madiun thn budget 2015 senilai Rupiah 76,5 miliar. Setahun yg dulu, pemangku Kota Madiun Bambang Irianto sempat diperiksa di pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi tergantung masalah itu. Bambang diperiksa tatkala sepuluh jam dekat hal tercatat


EmoticonEmoticon