Senin, 14 November 2016

Kegiatan Tanoto Foundation Dalam Meningkatkan Hasil Pertanian

Kegiatan Tanoto Foundation Dalam Meningkatkan Hasil Pertanian
    Indonesia merupakan negara yang dianugerahi kekayaan alam berlimpah dengan iklim yang relatif stabil. Hal ini sejatinya sangat mendukung pertanian. Negeri kita bagaikan surga karena sebagian besar wilayahnya dapat ditanami apa pun.

    Situasi ini seharusnya menjadi keuntungan bagi pertanian di Indonesia. Namun, kenyataan yang terjadi masih jauh dari harapan. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan kontribusi hasil pertanian Indonesia terhadap ekonomi negeri kita masih minim. 

Beliau menyatakan kontribusi sektor pertanian Indonesia pada produk domestik bruto atas dasar harga yang berlaku hanya sekitar 15 persen. Padahal, sebanyak 26 juta penduduk di Indonesia bekerja di sektor pertanian. 

Hal ini mengundang keprihatinan Sukanto Tanoto. Sebagai pengusaha yang tahu persis kekayaan sumber daya alam di Indonesia, ia yakin bahwa seharusnya pertanian dapat menjadi sektor pendorong perekonomian Indonesia yang vital.

Maka, melalui Tanoto Foundation yang didirikannya bersama istri, Tinah Bingei Tanoto, Sukanto Tanoto berusaha meningkatkan hasil pertanian para petani. Caranya ialah mengidentifikasi problem yang dialami para petani. 

Ternyata para petani belum mengetahui cara bertani yang tepat. Maka, pengajaran tentang pengelolaan lahan dan sistem pertanian yang baik sangat dibutuhkan. Ini pula yang akhirnya digarap oleh Tanoto Foundation.

Tanoto Foundation aktif menggelar pelatihan pertanian yang baik kepada para petani di Riau yang berada di sekitar perusahaan Sukanto Tanoto. Pelatihan digelar untuk meningkatkan keahlian petani dalam mengolah lahannya serta mengolah hasil panennya. Tak hanya di bidang pertanian, Tanoto Foundation juga melatih para petani di bidang peternakan dan perikanan.

Bukan hanya itu, Tanoto Foundation juga menggalang kerjasama dengan para petani. Mereka diberi kebebasan untuk mengelola lahan yang ada. Dalam hal ini, petani dituntut untuk mempraktikkan ilmu yang telah diterimanya. Jika berhasil melakukannya dengan wujud peningkatan hasil pertanian, maka mereka akan mendapatkan insentif berupa pemugaran fasilitas umum di kawasan domisili petani seperti jembatan. Lagi-lagi, hal itu juga akan bermanfaat bagi petani dan masyarakat sekitar.

Banyak pihak yang sudah merasakan manfaat dari kegiatan Tanoto Foundation dalam meningkatkan hasil pertanian. Salah satunya adalah petani kelapa sawit asal Pelalawan, Riau, Rusman Effendi. Ia mengakui bahwa sekarang penghasilannya meningkat seiring dengan hasil pertaniannya yang bertambah.

“Kini saya lebih mudah menjual produk saya. Belum lagi saya mendapat pendampingan dan pelatihan dari Tanoto Foundation untuk menjalankan sistem pertanian yang baik. Sekarang, hasil panen kelapa sawit saya terus meningkat,” kata Rusman.
Diharapkan banyak pihak lain yang mau mengikuti langkah Sukanto Tanoto yang berupaya meningkatkan hasil pertanian para petani. Jika banyak yang mau peduli seperti dirinya, maka prediksi yang dilontarkan oleh Jusuf Kalla bahwa pada masa depan kontribusi sektor pertanian Indonesia pada produk domestik bruto atas dasar harga yang berlaku bisa mencapai 20 persen bakal terwujud.


EmoticonEmoticon